My Dear Friend

Aku ingat ketika dua pasang mata yang saling bertabrakan dalam tawa canda yang terurai mengartikan lebih dari seorang teman memandang temannya. Aku ingat ketika kita lebih banyak menghabiskan waktu bersama hanya untuk mengeluh kesahkan hari-hari yang berlalu, bercerita lebih banyak tentang masa lalu, bertindak lebih konyol tanpa malu, membangun khayalan indah setelah semuanya berlalu, masa depan, keinginan yang bahkan absurd sekalipun.

Many stories after that, until I know this will break a friend. he's gone and I'm gone (oh no, he's my friend until right now). The last news i get, last year he had married the girl. I'm happy (really), because I know a little or even a lot of their both stories (maybe). it got me reminiscing about the past where we both share about it. FTM&FTB, tempe, ride a bicycle in the morning of weekend, made brownies and the giant cookies favourite of us :) *udah gak dijual kayaknya, tiap mau beli udah gak pernah ketemu lagi cookies-nyaa huhuu padahal enak banget , lelehan cokelatnya bikin melting hati *halah hahahha..

after i missing you..this is for you yang keberadaannya tidak tahu dimana dan tidak di cari, to express my feeling, when we can’t get in touch again like an old time as friend. 
Congrulation .. I’m so happy for you, ^___^



baydewey yang nebak-nebak ini mantan salaaah, true friend i've ever have :)

Label: ,