Street Food Bandung, Surganya Kuliner

Kota kembang di gadang selalu menjadi favourite setiap orang untuk memenuhi segala hasrat. Mulai dari berbelanja hingga aneka makanan, contohnya street food bandung, yang menjadi surganya kuliner.

Makanya tidak heran menelusuri jajanan tradisional dan unik disini tidak hanya cukup satu malam.

Kecuali cinta,
yang hanya bisa satu malam 
#kemudian nyanyi sambil goyang

Beberapa waktu lalu gw dan teman-teman memang sengaja melipir ke-bandung selama 3 hari 2 malam. Tujuan kami memang untuk ber-kuliner ria. Senangnya punya teman dengan hobi yang sama. Suka makan dan suka photo.

Menghabiskan waktu cuma untuk makan - moto - makan - moto. Tanpa harus melirik timbangan menjadi berat ke-kanan. Nikmatin hidup itulah katanya.

Salah satu tema kuliner kami kali ini adalah menjajah segala hal tentang Street Food Bandung. Apapun yang kita temukan di jalan saat itu, yaa kita icipi bersama.

Pernah denger lagu dangdut sepiring berdua?
Yap, realita romantis pasangan dalam lagu tersebut gak selamanya berlaku untuk pasangan yang sedang di mabuk kepayang. Kami, sepiring ber-enam juga pernah kok. Karena saking pengen semuanya di icip merelakan ngirit biar perut semakin banyak terisi.

#asli yang itu drama banget

Street Food Bandung
Gak penting banget ini photonya :))


Street Food Bandung, Surganya Kuliner



Pisang Keju

Gerobak pinggir jalan dengan pisang tanduk memanjang yang di gantung pada sisi gerobak. Bertuliskan di kaca Pisang Keju, susunan keju balok dan pisang yang hendak akan digoreng ketika pelanggan mulai memesan. 

Kami datang dengan rasa lapar yang mulai membuas, pisang tersebut mulai di goreng secara deep fry dengan api mengecil. Berkali-kali gw menelan ludah ketika keju mulai diparut diatasnya, kemudian disusul oleh taburan cokelat meises dan susu kental manis.

gleks..


Street Food Bandung

Duh, luar biasa. Enak banget...!
pisangnya lembut dan empuk banget. Gw penggemar keju dan cokelat. Seneng kalau ada abang penjual yang gak kira-kira untuk kasih topping dari kedua bahan tersebut. Melimpah bok..!

Pengen makan satu sendirian, eh tapi udah disamber sama yang lain. #yagimana yak..

Street Food Bandung



Baso Tahu

Kalau bagi orang Jakarta mendengar nama tersebut pasti kepikiran baso dengan tahu atau tahu baso. ya gitulah p Tentunya berkuah gurih dan ada taburan daun seledri serta bawang goreng. Dikasih sambal lebih yahud.

Etapi salah, ternyata Baso Tahu yang satu ini seperti siomay, menggunakan kuah kacang kental yang manis gurih lalu ditambah kecap manis. Isi diantaranya ada baso tahu, siomay, telur dan juga pare, satu siomay dihargai 5K.

Sumpah ini juga enak banget, meski di pinggir jalan rasanya juga dahsyat. Beda banget deh sama yang deket kampus biar pinggir jalan tapi rasanya agak mengecewakan.

Kalau yang ini bener-bener pilihan ibu mertua, recomended (ibu mertuanya siapa coba ....)


Street Food Bandung



Klapertart Evita

Nah, berdekatan dengan Baso Tahu ada Klapertart Evita. Karena ada yang penasaran dengan bagaimana rasa dari klapertart maka kami berbondong-bondong untuk mencicipinya.



1 cup dihargai sekitar 25K. Dengan taburan almond, kismis dan cinnamon membuat aromanya semakin menggoda. Yap, lebih enak dinikmati dalam keadaan dingin. Rasanya lumayan enak, lembut dan masih terasa daging kelapanya.

Cocok banget untuk pencuci mulut sehabis makan baso tahu. hihihi..

Street Food Bandung




Twister Potato

Jajanan yang satu ini memang sudah ada dimana-mana termasuk di Jakarta. Pertama kali saya lihat dan tertarik karena dari bentuknya yang unik. Melingkar memanjang seperti sebuah angin ribut tornado. Teksturnya yang garing dan renyah lalu di bumbui dengan berbagai macam rasa seperti, pedas, barbeque dan keju. Emang paling pas dinikmati sebagai cemilan *iseng hihihihi

Street Food Bandung
Modelnya terlalu cetar


Cimol

Suka banget dengan si bulat yang terbuat dari tepung kanji tersebut. Teksturnya yang kenyal dan sedikit garing pada lapisan kulit. Membuat siapa saja yang menikmati kembali terbuai oleh masa kecil.

Iya sih, cimol bukan masuk dalam jajaran jajanan masa kecil gw. Cuma anak SD jaman sekarang tau banget rasanya si kenyal gurih yang satu ini. Bumbu pedas, manis maupun gurih bisa di atur sendiri sesuai selera.

Oiya selain cimol adalagi cilok. Nah, kalau cilok itu mirip seperti siomay. Teksturnya juga kenyal dan lembut. Hanya saja dibalur dengan bumbu kacang, saus sambal dan sedikit kecap, hmm... nyammmy.

Street Food Bandung



Bakso Cuanki Serayu

Rasanya belum pas kalau ke Bandung tapi belum makan Bakso Cuanki-nya. hehehe..
Banyak banget bakso cuanki yang enak bertebaran di Bandung. Tapi berkat hasil rekomendasi dari abang Uber yang kita tumpangi, akhirnya kita di giring ke Bakso Cuanki Serayu.

Meski tempatnya sederhana dan tidak terlalu besar, akan tetapi si Bakso Cuanki Serayu tersebut mampu membuat semua tempat penuh dan padat oleh pengunjung. Sampai-sampai ketika makan disana kita semua harus rela berpisah dan antri demi dapat tempat duduk untuk menikmati semangkuk kehangatan bakso.

Sedikit merayu si abang, akhrinya si neng makan juga.

Satu mangkok yang berisi pasukan bakso, tahu aci / tahu siomay dan pangsit goreng. Untuk kuah sih lumayan deh.

Padahal kenyang, tapi satu mangkok abis. LOL..

Street Food Bandung



Batagor Serayu

Nah, kalau belum kenyang makan semangkuk bakso cuanki serayu. Tenang aja, masih ada gerobak Batagor Serayu yang siap dirayu memuaskan hasrat nafsu lapar.

Batagornya enak, bumbu kacangnya yang lembut dan kental memang pas banget. Apalagi rasanya juga gurih berpadu kecap manis yang tidak terlalu nyelekit. Cocok deh buat cemilan selama perjalanan.

Street Food Bandung



Tahu Gejrot

Suatu sore di sebuah taman dekat dengan gedung sate. Kami ber-enam bingung mesti kuliner kemana lagi. Soalnya tempat yang hits selalu penuh dan sesak pengunjung. Yaiyalah yaaa.. kalau gak rame gak mungkin masuk dalam satu list kuliner yang akan kita kunjungi.

Selagi mikir dan menunggu akhirnya kita icip tahu gejrot abang-abang yang sedang mangkal, sembari melihat anak muda wara-wiri riang gembira. Untuk tingkat kepedasasan bisa disesuaikan sendiri, kalau berani pedas cabe sekilo-pun di jabanin sama abangnya. Dengan catatan abisin loh yaa..

Mules-mules deh tuh perut. hahaha...

Tahu gejrot abang pikulan rasanya sama enaknya dimanapun. Kenangannya tidak pernah tergantikan disetiap suapan. aiihh..

Street Food Bandung



Buah Potong

Sebagai bonus untuk hari yang terik, panasnya sama membaranya liat pacar ganjen sama cewe lain. Ada berbagai macam buah potong dengan warna-warni yang bisa bikin hari-hari berwarna kembali. Semangka, melon, sawo, belimbing, pepaya, kedondong dan lain-lain.

Buah potong bukan hanya menjadi pencuci mulut yang disarankan ketika sehabis mencicipi hidangan berat. Bisa juga menjadi pelepas dahaga akan dramanya kehidupan.

aish.. yang terakhir ngawur..

Intinya buah baik untuk kesehatan dan direkomendasi sebagai cemilan sehat.

Street Food Bandung





Tonton juga yuk video kuliner street food bandungnya ^_^




Buat yang mau menghabiskan akhir pekan atau galau bersama teman ke Bandung, gak ada salahnya ikut mencoba rekomendasi street food bandung, surganya kuliner yang gw sebutkan di atas.

Walau yaa, masih banyak banget yang harus di cicipi. Salah satunya cireng dan seblak. hihihi.. soon pasti balik untuk ngulik kuliner kota kembang lagi.


Sampai bertemu di kuliner selanjutnya
*kiss






PS : Photo by @Akuadin & @Jajanbeken
thank you aa adin & aa adie.. udah boleh pinjemin photonya ^_^

Label: , , ,