Cara Mengolah Daging Wagyu bersama Tokusen Wagyu Beef

Daging wagyu mempunyai tekstur lembut dan meleleh dimulut ketika disantap. Ternyata cara penanganannya tidak sesulit yang kita bayangkan. Bertempat di The Cook Shop, kami semua diajarkan bagaimana Cara Mengolah Daging Wagyu bersama Tokusen Wagyu Beef

Tidak tanggung-tanggung kali ini langsung mendapatkan ilmu seputar daging wagyu langsung dari ahlinya, yaitu Mr. Hiroshi Nishitani dari Jepang, yang sudah 30 tahun menjadi seorang butcher.


Meski yang kita ketahui bahwa daging wagyu harganya mahal, akan tetapi setara dengan kualitas dan rasa yang didapatkan. Jika di Indonesia sering kali kita temukan berbagai macam bagian daging sapi termasuk wagyu dengan potongan besar atau belum di olah.

Berbeda dengan di Jepang yang sangat jarang sekali menjual potongan daging besar yang belum di olah. Karena disana mereka cenderung membeli daging yang sudah diolah. Semisal potongan slice daging wagyu yang dipotong tipis-tipis untuk shabu-shabu.

Marbling yang terdapat pada daging wagyu jika kandungan lemaknya tinggi maka akan semakin rapat dengan larik lemak yang memutih. Hal tersebut bisa menjadi dasar menentukan grade daging wagyu. Semakin tinggi kadar lemaknya akan semakin empuk dagingnya.

Selain itu kelebihan daging wagyu yaitu dari segi rasa mempunyai rasa yang enak, gurih serta lembut. Tidak perlu mengunyah terlalu ekstra, karena teksturnya yang pas dan langsung meluncur di tenggorokkan. 



Seperti yang kita ketahui daging wagyu juga sangat bagus sekali untuk kesehatan. Daging Wagyu ternyata nggak bikin kolesterol tinggi sehingga aman dikonsumsi bagi kamu yang sedang diet. 

Daging Wagyu, Tokusen Wagyu Beef asli diproduksi oleh peternak lokal, bukan di impor. Perternakkannya berada di Lampung, Memang asal sapinya dari Jepang, tetapi sudah disinlangkan oleh para ahli ternak sehingga bisa diternakkan dan diadaptasikan di Indonesia. 

Soal harga, Tokusen Wagyu Beef, lumayan "berat" di kantong saya hehehe.. Dagingnya yang memiliki kualitas premium, bagi penyuka steak, pasti bisa menilai bedanya. Harga dan rasa yang ditawarkan sangat wort it sekali. Delicious.

Umumnya, Tokusen Wagyu Beef disuguhkan di restoran-restoran eksklusive atau hotel berbintang. Senang sekali saat yang bisa di undang khusus oleh Tokusen Wagyu Beef untuk langsung mencicipi Wagyu Beef bersama dengan kolega mereka di The Cook Shop, Jakarta.

Gathering rutin ini diadakan bulanan oleh Tokusen Wagyu Beef untuk mendekatkan hubungan dengan klien-klien mereka atau customer sekaligus ajang bongkar-bongkar resep dan cara mengolah daging wagyu dari chef ternama dan handal. 

Nah, sebelum kita kembali mengolah daging wagyu ada baiknya perhatikan hal-hal sebagai berikut.


Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mengolah daging wagyu :


1.       Simpan daging yang baru saja dibeli kedalam kulkas, akan tetapi bukan diletakkan didalam freezer. Agar daging tetap selalu fresh.

2.       Sebisa mungkin daging yang sudah dibeli tidak terlalu lama disimpan didalam kulkas, dan bisa segera mungkin untuk dimasak.

3.    Keluarkan daging dari dalam kulkas dan lakukan proses thawing secara alami dalam suhu ruang. Jangan melakukannya dengan cara di rendam dalam air panas. Agar daging benar-benar mencair secara sempurna. Tekan-tekan daging untuk mengetaui daging sudah mulai melunak dan bisa segera digunakan.

4.    Sebelum dibersihkan, bersihkan otot-otot dan lemak yang tidak di inginkan, Hindari untuk mencuci daging setelah di potong.



5.    Sebaiknya tidak membersihkan daging dengan air dikarenakan akan mengakibatkan cairan dalam daging bisa keluar semua, yang kemudian mempengaruhi kualitas, rasa serta vitamin daging. Gunakan handuk atau tissue kitchen paper untuk menghilangkan atau membersihkan darah pada daging.

6.    Perhatikan 3 komponen sebelum memotong daging yaitu, alas potong, pisau dan tangan. Pastikan terjaga kebersihannya untuk menghindari bakteri dan racun yang akan menempel di daging. Apalagi daging yang akan di olah untuk sashimi, menikmati daging fresh secara langsung tanpa harus dimasak. Bahkan di Jepang daging sudah diolah maupun yang berada dipasaran telah di desinfektan terlebih dahulu.




Mr. Hiroshi Nishitani mempraktekan secara langsung berbagai macam tekhnik pemotongan daging yang baik. Kali ini dengan 3 macam pemotongan daging seperti daging untuk sashimi, daging untuk shabu-shabu dan daging untuk steak.



Dijelaskan ketika dalam proses pemotongan daging wagyu tidak boleh melawan urat daging, jika memotong melawan urat daging bisa mengakibatkan daging keras.

Ada 3 potongan yang dipraktekan antara lain Potongan daging steak, potongan daging shabu-shabu dan potongan daging sashimi.


Potongan daging steak

Dengan ketebalan sekitar 2-3 cm agar daging yang dimasak masih terjaga kandungan lemaknya, tidak terlalu kering. Untuk menikmati steak, bumbu yang digunakan pun cukup sederhana. Lada dan garam, akan tetapi dengan catatan garam yang digunakan adalah rock salt. Karena jika garam biasa yang digunakan, bisa menghasilkan lemak terikat oleh garam tersebut.

Waktu 10 menit adalah waktu yang cukup untuk memanggang steak. Akan tetapi jangan terlalu sering di bolak-bolik, cukup dua kali bisa membuat daging matang secara merata sempurna.



Potongan daging shabu-shabu

Nah, kalau yang ini harus menggunakan alat pemotong agar ketebalannya rata sempurna. Namanya alat slicer. Penggunaannya cukup mudah seperti seperti memarut. Daging yang sudah di potong bisa langsung di nikmati. Biasanya dicelupkan kedalam air yang sudah direbus dengan wakame lalu dinikmati bersama sauce.



Potongan daging sashimi

Potongan kecil dengan ketebalan sedang sekitar kurang lebih setengah cm. Dalam keadaan fresh dan mentah daging bisa langsung dinikmati.



Selain menyaksikan secara langsung bagaimana cara pengolahan dan tekhnik pemotongan daging dengan   baik. Kami juga mencicipi beberapa olahan masakan menggunakan daging wagyu.
Yang biasanya daging wagyu dikenal dengan olahan menu steak. Kini juga bisa dan cocok divariasikan dengan berbagai macam olahan lainnya. Seperti wagyu katsu atau sausage wagyu dengan barbeque sauce and potato wedges.





Tokusen Wagyu Beef

Wagyu biasanya populer dengan nama Kobe Beef. Istilah yang mengacu pada wagyu yang telah dibudidayakan di daerah Kobe. Hingga terkenal ke seluruh pelosok dunia sebagai daging yang berkualitas paling ungguk.

Selain Kobe Beef ada juga Matsusaka Beef yang berarti sapi yang dibudidayakan di daerah Matsusaka. Akan tetapi Matsusaka Beef hanya dihasilkan dari sapi betina.



Tokusen Wagyu Beef yang merupakan distributor wagyu dengan kualitas terbaik. Juga mempunyai daging sapi yang tidak kalah dengan Jepang, khususnya daging wagyu. Membudidayakan sapi-sapi lokal berkualitas yang berada di daerah Lampung, Sumatera, Indonesia.

Penanganan special terhadap sapi-sapi dilakukan demi memperoleh daging yang berkualitas tinggi. Membuat sapi-sapi tanpa strees, merasa nyaman dan juga bahagia. Bahkan makanannya pun bernutrisi tinggi seperti biji-bijian, rumput, jagung ataupun beras.

Tidak heran daging sapi yang dihasilkan memiliki daging yang lembut dan emput. Tokusen Wagyu Beef sudah mengantongi Sertifikasi Halal dari MUI. Pada Proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat islam dan membaca Bismillah serta perlakuan yang baik.

Tokusen Wagyu Beef juga mempunyai varian lain dari daging seperti sausage/sossis, yang dibuat dengan daging wagyu. Tersedia rasa beef special, bratwurst dan black garlic. Yang memiliki rasa original dengan standar western. Bahan bumbu-bumbunya di impor langsung. Sehingga rasa dan kualitas sungguh terjamin.


Bapak budiman dari Indomaret sangat senang mengikuti education class, Cara Mengolah Daging Wagyu bersama Tokusen Wagyu Beef.
 
“Banyak sekali pengetahuan seputar penangan wagyu yang didapat disini, bukan hanya melihat demo cooking saja, akan tetapi juga bisa sekaligus berkonsultasi dengan chef dan menikmati lembut dan empuknya Tokusen Wagyu Beef, Excellent”

Tertarik untuk mencoba olahan wagyu?



Label: , , , ,