Hari Gini Masih Bikin Tatto, Norak Cuy

Mungkin postingan kali ini akan berbeda dari postingan gw sebelumnya.

Meski sejak dulu media untuk mengekspresikan seni bisa dimana saja termasuk mencoret-coret tubuh sendiri. Dengan kata lain yang biasa kita kenal dengan Tatto. Pandangan yang berbeda dari banyak orang mengenai Tatto.

Sewaktu masih duduk di Sekolah Dasar (SD) melihat orang yang memiliiki tatto, apalagi jika sampai memenuhi sebagian dari tubuhnya. Kemudian gw menganggap orang tersebut adalah orang jahat, sebutlah dia preman yang tukang malak, nyopet ataupun nyulik anak-anak sepulang sekolah dengan menggunakan mobil jeep. Mirip film sherina ya, hahahhaa....


Ketika jaman orde pemerintah insecure, dengan dalih menjaga stabilitas keamanan. Penembak misterius bernama petrus seringkali menembaki orang-orang yang mempunyai tatto, karena di duga preman.

Mungkin masa SMP, gw masih beranggap Tatto itu kerjaan orang yang gak punya kerjaan, gak punya masa depan serta urakan. Tapi bertolak belakang dengan sebagian lelaki sebaya gw pada saat itu.

Tatto itu Norak


Sebuah simbol kemakmuran agar lo terlihat lebih "berkelas" dalam pergaulan. Jadi bangga. Yang dimana fenomena tersebut bersamaan dengan gaya tindik sana-sini. Gaya ini yang baru gw pahami dan kenali ketika masih seragam putih-biru.

Ketika mereka berkiblat pada gaya anak punk yang kudu urakan, tindik dimana-mana serta tatto-an dan itu keren. Tapi sayangnya masih mengenyam pendidikan wajib. Andai saja tidak ada peraturan yang baku dan kaku mungkin tanda-tanda kebanggaan itu tidak lagi dicoret dengan tinta pulpen pilot.



Makin meranjak menapaki putih abu-abu, semua semakin menggila. Bahwa keren bukan hanya sekedar simbol tatto lagi. Tapi, banyaaakkk....

Ketika pada masa-nya, gw sendiri menghadapi fenomena tersebut. Sayangnya gw masih tergolong anak pendiam yang cuma biasa menikmati lalu lalang cerita orang yang kian lama makin gurih.

Dipandang keren, gaul dan menjadi pusat perhatian dan salah satu pembuktian "Ini loh gw, apa lo? gak suka"... kok jadi nyolot ya. hahaha.. ya gitu lah pokoknya pridenya kegedean. Sampai semua itu berlalu dengan pernah memendam keinginan untuk mempunyai satu gambar pada salah satu bagian tubuh agar terlihat GAUL. yoo..mamen..!

Malah membuat Tatto itu menjadi Norak.

Semua memori tersebut kembali tertuang ketika gw membaca salah satu artikel dari penyiar kondang pada salah satu station radio terkenal yang juga punya studio tatto. Tidak hanya itu saja, banyak sekali cerita serta informasi yang dikemas menarik pada salah satu one-stop platform favourite gw, Qubicle.

photo by.thehusbandcatalog.com


"Tatto itu kaya iman, baru punya dikit tapi di unjuk-unjukin terus"


Salah satu artikel yang menggilitik gw, meski berbeda dari pembahasan yang biasa gw tuliskan, tapi pandangan dari Gofar Hilman yang bilang kalau Tatto itu norak, menarik.

Pembahasan yang dibawakan secara santai dan ringan menyeret banyak fakta pada pertanyaan yang selama ini menggenang dalam kebimbangan para remaja.

Mau tatto tapi gak sakit? Pakai Sticker aja..

Tatto Sakit Gak?

Gofar Hilman yang udah 15 tahun membiarkan tubuhnya ditatto melihat cukup signifikan alat yang digunakan untuk membuat tatto kini sudah makin canggih. Kalau dulu 1 jarum jait, benang untuk menyimpan tinta, selongsong pulpen pilot serta dinamo tamia. Jaman sekarang punya banyak jarum, 15 jarum dan 25 jarum.

Ibarat pada sebuah kertas bersketsa, dimana pembuat tatto mengisi warna. Salah satu kertas di isi dengan menggunakan pensil dan satunya lagi dengan kuas. Sudah pasti cepat dengan menggunakan kuas kan.

Selain jaman dulu peralatan belum canggih, membayangkan di-tatto dengan menggunakan satu jarum saja dan itu lama banget. Karena dinamo tamia yang tiap 5 menit mati. Ungkap Gofar yang sampai 12 jam di tatto.

Tatto sakit gak?
Suatu hasil karya seni itu membutuhkan proses, ketika banyak jarum yang menusuk-nusuk kulit. Sudah pasti bikin tatto itu sakit. Tapi, karena peralatan yang semakin canggih jaman sekarang. Tentunya menahan sakit tidak selama jaman dulu.



Jangan Pernah Tanya Ini Ketika Lo Mau Bikin Tatto

Gofar Hilman (@pergijauh) seringkali merasa lucu dari pertanyaan-pertanyaan yang seringkali dilayangkan pada mereka yang mempunyai niat untuk membuat tatto.

1. Pengen sih bikin tatto, tapi ragu
Jangan pernah ragu apalagi takut untuk buat tatto.

2. Menghapus Tatto Bisa Kan?
Bisa banget, tapi mending tidak buat sama sekali daripada karya seni yang sudah dibuat tapi lo apus, itu lucu.

Photo by.Qubicle

3. Mau Tatto Wajah / Nama Pacar ah...
Kalau putus, terus yakin mau seumur hidup wajah/nama yang belum tentu jadi pendamping hidup akan terus menempel ditubuh kita. Jangan pernah tatto wajah/nama seseorang (istri, pacar, gebetan atau teman-teman lo), kalaupun mau tatto nama atau wajah seseorang yaitu anak atau orang tua, karena mereka itu abadi.

4. Biar Gak Sakit, Mabok Aja Kali Yaa Pas di Tatto
Gak boleh, kalau mau tatto tubuh harus dalam keadaan fit. Tidak boleh mabok, sedang sakit dan juga tidur yang cukup. Karena ketika lo mabok, jantung memompa darah lebih cepat dari biasanya, ketika darah memompa lebih cepat maka sirkulasi darah juga lebih cepat, dan ketika di tatto bisa mengakibatkan pendarahan.

Keluar darah saat tatto itu wajar. Yang tidak wajar kalau terjadi pendarahan. Jika itu terjadi lebih baik berhenti. Karena tinta tatto yang tercampur dengan darah dalam waktu lama akan membuat hasil tatto buram serta proses penyembuhan luka dari tatto untuk kembali normal itu membutuhkan waktu yang lama.

Photo by.tatto.uf9.info

5. Bikin Tatto Dosa Gak Sih?.. Gak Bisa Sholat Donk..
Ngomongin masalah agama sih bakalan sensitive, tapi menurut Gofar Hilman ini adalah pertanyaan ini juga sering ia tanyakan kepada alm.bokapnya, yang merupakan guru ngaji dengan pengajian khusus untuk eks narapidana dan eks user narkoba.

Gofar menekankan kalau tatto itu tidak menutupi lubang pori-pori, cuma mengisi warna dilapisan kedua kulit paling atas. Kalau sampai menutupi lubang pori-pori pasti tidak akan membuat tubuh mengeluarkan keringat dan menyebabkan panas didalam, yang dimana itu bisa menyebabkan kematian. Kalau memang menyebabkan kematian sudah pasti tatto dilarang sejak dulu.

Dosa gak sih?
Setiap orang mempunyai hak untuk bertemu dengan tuhannya masing-masing. Sepertinya tidak adil apabila lo dilarang untuk bertemu dengan tuhan hanya karena punya tatto.


photo by. kooltattoideas.com

Gw masih melihat dan menganggap tatto itu bikin ke-keren-an seseorang bertambah dengan syarat orang tersebut good looking menurut gw. hahahahhaa.... tapi, banyak juga cewe-cewe cantik yang mentatto tubuh moleknya dan makin terlihat keren.

Walau sempet terlintas kepingin punya tatto permanent, tapi keinginan tersebut berlalu bersama angin lalu kok. Kayaknya buat yang kepingin emang lebih aman tatto pakai henna atau sticker, yang nantinya akan bisa dihapus. Fenomena orang yang baru punya tatto permanent dengan yang sudah lama memang seru untuk disimak dari pandangan Gofar Hilman. Yang akhirnya membuat gw menulis sepanjang ini.

Bahwa keimanan dan kebaikan memang bukan dipandang hanya dari dia punya tatto atau tidak, dia terlihat agamis atau tidak. Kebaikan, hati serta iman seseorang tidak selayaknya di ukur hanya dari hal tersebut.

Tidak selamanya juga ketika tatto sudah mengendap bertahun-tahun membuat orang tersebut tidak akan survive dan menjadi pengangguran. Justru banyak orang yang hanya karena sebuah tatto bisa mendapatkan atau menciptakan lapangan pekerjaan.

Bukan hanya pembahasan menarik seputar fenomena yang terus terjadi seperti ini tapi banyak sekali hal-hal kecil yang kita anggap sepele atau banyak tips&trick yang juga dibahas di Qubicle. Media untuk siapa saja yang ingin menuangkan idenya berupa tulisan, gambar, video ataupun suara yang dapat menginspirasi orang lain.

Cubers sebutan untuk yang sudah menjadi bagian dari Qubicle. Karena gw sudah mendaftar di Qubicle maka, gw menjadi Cubers. Bisa memfollow Cubers lainnya dengan minat yang sama seperti music, food, sport, atau beauty. Dan akan ada banyak tampilan artikel menarik sesuai dengan tema atau minat yang kita follow.



Walau minat gw adalah food, tapi tidak menutup kemungkinan untuk mencari tahu lebih banyak informasi diluar minat tersebut pada yang baru saja dibuat oleh cubers lainnya serta yang sedang terkini.

Jadi, tau kan kenapa tiba-tiba gw mampir ke-halamannya Gofar Hilman dengan pembahasan diluar food.


Saling berbagi dan menginspirasi satu sama lain yang ada di Qubicle. Kalau kalian punya banyak ide dan pengalaman gurih yang ingin dikeluarkan dan dibagikan tapi bingung caranya membuat platform blog.


Qubicle bisa jadi salah satu alternative untuk menyampaikan aspirasi dan berbagi kreatifitas yang bisa kamu lakukan sekaligus berteman dengan banyak cubers sesuai dengan minat.

Yuk suarakan pendapatmu dan berbagi untuk menginspirasi.

Label: , , , , ,