Review Film Wonderful Life (2016), Semua Anak Terlahir Sempurna

Setiap anak terlahir sempurna, kesempurnaan itu bukan hanya berdasarkan fisik saja. Bertempat di XXI Plaza Senayan, senin lalu saya berkesempatan untuk hadir di Gala Premier Film Wonderful Life. Film drama yang diangkat dari kisah nyata dan sebuah novel dengan judul  yang sama, berhasil membuat haru seluruh penonton.


Aqillurachman A.H Prabowo yang biasa dipanggil Aqil menyandang Diseleksia. Tidak hanya aqil yang mendapat tekanan dari lingkungan sekolahnya akan tetapi juga ibunya Amalia Prabowo. Diseleksia bukanlah penyakit tapi sebuah gangguan dalam perkembangan baca dan menulis yang ditandai dengan kesulitan belajar dan memahami dengan lancar meskipun normal atau diatas rata-rata.

Umi Amalia yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan sebagai seorang CEO di Perusahaan periklanan multinasional. Awalnya Amalia menyangkal dengan apa yang dialami oleh Aqil hingga membawanya ke berbagai pengobatan tradisional di daerah Jawa.
"Anakmu itu sakit, umur delapan tahun tapi cuma bisa menggambar" Tidak hanya loading pekerjaan yang sedang banyak. Tapi Amalia juga dihadapi dengan tekanan dari keluarga. Dan sudah kesekian kalinya ia dipanggil ke-sekolah karena seringkali gurunya Aqil mendapati dia sedang menggambar di sela-sela pelajaran sekolah.


Pentingnya nilai akademis menjadi salah satu syarat pengajaran paling utama yang sudah diterapkan dikeluarga Amalia. Itu sebabnya ia terus mengusahakan agar Aqil dapat mencapainya. Namun, tidaklah semua anak sama tapi semua anak terlahir sempurna.

Film ini juga mengingatkan saya pada adik saya yang paling kecil. Kesulitannya dalam menerima pelajaran ketika menduduki Sekolah Dasar juga dialami Ibu saya dalam membimbing dan mengasuh agar adik saya bisa belajar dengan baik dan mendapat nilai bagus.

Berbagai pengobatan aternatif juga kerap dicoba, hingga akirnya saat ini adik saya sekarang sudah bisa menjalani dan belajar seperti biasanya. Hanya saja kami sekeluarga tidak terlalu push dia dalam belajar, karena takut akan tekanan yang terlalu keras nanti membuatnya stress, malah tidak bisa menerima pelajaran dengan baik.


Film Wonderful Life ini harus ditonton oleh para Orang Tua. Bahkan cocok juga kok ditonton untuk yang masih single, kelak menjadi gambaran bagaimana cara mengasuh dan menghadapi anak.

Bahwa pendidikan memang penting, tapi pola dan cara mendidik anak tentu saja berbeda pada setiap anak. Semua anak terlahir sempurna dan spesial. Film drama Wonderful Life ini membuka mata bahwa tuntutan orang tua yang memaksa kepada anaknya agar mendapati nilai akademis tinggi, dengan paradigma apabila gagal dalam nilai akademi, maka gagal menjadi orang yang berhasil.

Padahal keberhasilan seseorang bukan hanya dilalui dan dilihat dari nilai akademis saja. Masih banyak kelebihan lainnya yang dapat diasah untuk dapat mencapai keberhasilan. Kini Aqil tetap menjalani kegemarannya pada menggambar hingga akhirnya mendapatkan berbagai banyak prestasi dibidangnya.

Bagaimana cara Amalia melewati semua tekanan dan menghadapi anaknya yang terkena Diseleksia?

Jangan lupa untuk saksikan di Bioskop seluruh Indonesia yang telah serentak tayang tanggal 13 Oktober 2016.


***

Film Wonderful Life (2016)

Pemain
Atiqah Hasiholan
Sinyo
Lydia Kandou
Alex Abbad
Putri Ayudya
Didik Ninik Towok dll

Penulis Skenario
Jenny Jusuf

Sutradara
Agus Makkie

Produser
Angga Dwimas Sasongko
Handoko Hendroyono
Rio Dewanto


Label: , , ,